top of page
Dump Site
Search

850 KG Sampah Dibersihkan dari Pantai Layang-Layang Jepara, 52 kg di antaranya Sampah Kaca

  • Writer: Zero Waste Nusantara
    Zero Waste Nusantara
  • Jun 29
  • 2 min read

Pada 16 Mei 2026, NUSABERSIH bersama berbagai elemen masyarakat melaksanakan kegiatan beach cleanup di Pantai Layang-Layang, Karangkebagusan, Jepara. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 08.00 WIB ini melibatkan 45 peserta dari berbagai latar belakang.

Peserta terdiri dari tim NUSABERSIH, staff Kelurahan Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, Bank Sampah, mahasiswa UNISNU, komunitas Jepara Green Generation, serta para volunteer lainnya yang bersama-sama turun langsung membersihkan kawasan pesisir.

Dalam waktu satu jam, total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 850 kg. Sampah yang ditemukan sangat beragam, mulai dari sampah organik hingga anorganik yang tersebar di sepanjang pantai.

Sampah organik didominasi oleh ranting kayu dan bambu yang terbawa arus. Sementara itu, sampah anorganik terdiri dari berbagai jenis material seperti sedotan, cup plastik, kantong kresek, karung, jaring ikan, benang layang-layang, styrofoam, sandal, kain, alat makan plastik, ecobrick, hingga sampah kaca.


Dari seluruh sampah yang terkumpul, salah satu temuan yang cukup menjadi perhatian adalah sampah kaca dengan total mencapai 52 kg.

Sampah kaca tersebut terdiri dari berbagai item rumah tangga dan kemasan konsumsi sehari-hari, seperti kemasan skincare, bohlam, botol parfum, botol minuman berenergi, jar balsem, serta berbagai kemasan kaca produk medis.

Padahal, kaca merupakan salah satu material yang dapat didaur ulang terus menerus tanpa kehilangan kualitasnya. Jika dipilah dan disalurkan ke pengelola yang tepat, sampah kaca sebenarnya masih memiliki potensi untuk kembali menjadi produk baru.

Sayangnya, banyak sampah kaca masih tercampur dengan jenis sampah lain dan akhirnya berakhir di lingkungan, sungai, hingga laut. Selain mencemari pesisir, pecahan kaca juga berisiko membahayakan manusia maupun ekosistem sekitar.



Melalui kegiatan ini, NUSABERSIH ingin mengajak masyarakat untuk mulai lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dari sumbernya, termasuk dengan memilah sampah kaca secara terpisah.

Langkah sederhana seperti memisahkan kaca dari sampah lain, menyimpannya dengan aman, lalu menyetorkannya ke bank sampah atau pihak yang menerima daur ulang kaca dapat membantu memperpanjang siklus hidup material tersebut sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

Beach cleanup bukan hanya tentang memungut sampah yang sudah terlanjur mencemari pantai, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap sampah yang kita hasilkan memiliki dampak panjang terhadap lingkungan apabila tidak dikelola dengan bertanggung jawab.

 
 
 

Comments


print logo.png

© 2023 Copyright | PT Zero Waste Nusantara

bottom of page